Rabu, 13 Januari 2016

artikel



 PERILAKU MAHASISWA YANG MEMPUNYAI  MORAL BERMARTABAT DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

Moral adalah aturan kesusilaan, yang meliputi semua norma untuk kelakuan, perbuatan tingkah laku yang baik.  Moral merupakan pengetahuan yang menyangkut budi pekerti manusia yang beradab.  Moral juga berarti ajaran yang baik dan buruk perbuatan, dan kelakuan (akhlak). Moralisasi, berarti uraian (pandangan, ajaran) tentang perbuatan dan kelakukan yang baik. Sebaliknya perbuatan yang mengindikasikan kerusakan moral disebut demoralisasi.
Sebuah tindakan yang baik dari segi moral ialah tindakan bebas manusia yang mengafirmasi nilai moral objektif dan mengafirmasi hukum moral, buruk secara moral ialah sesuatu yang bertentangan dengan nilai moral dan hukum moral. Sumber dari kepatutan dan ketidakpatutan moral terletak pada keputusn bebas kehendak, sikap bijak yang timbul dari keputusan bebas tersebut dan pribadi atau subjek moral.
Walaupun moralitas dihubungkan dengan sikap dan perilaku individu, namun individu-individu hanya bisa bersikap dalam konteks masyarakat yang memiliki budaya, struktur sosial, politik dan ekonomi tertentu. Moralitas juga akan berkaitan dengan struktur tersebut. itu berarti moralitas individu mendapat ruang gerak dalam wilayah moralitas masyarakat (publik), yang terwujud dan didukung oleh wilayah publik juga. Moralitas publik yang dilatarbelakangi oleh moralitas individu akan menghasilkan suatu kepatuhan untuk kepentingan bersama jika kebijakan moralitas mengutamakan kepentingan publik dan bukan semata-mata kepentingan pribadi tertentu maupun golongan. Dalam konsekuensinya kehidupan serba multi, baik etnis, pola pemikiran, sosial budaya dan latar belakang yang berbeda tidak jarang kita kesulitan untuk mencapai kesatuan pendapat moral.
Moral sangat penting bagi manusia. Banyak perbuatan manusia berkaitan dengan baik dan buruk, hal tersebut bukan hanya terjadi saat ini saja, tetapi sudah sejak masa lampau. Sejarah telah membuktikan bahwa dalam segala zaman ditemukan keinsyafan manusia tentang baik dan buruk, tentang yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan, tetapi tidak semua bangsa dan tidak semua zaman mempunyai pengertian baik dan buruk merupakan sesuatu yang umum pada kehidupan manusia. Dengan kata lain, moralitas merupakan fenomena kemanusiaan yang universal.
Khususnya untuk mahasiswa, mereka harus memiliki moral yang baik agar memberikan citra yang positif terhadap masyarakat. Karena nantinya para mahasiswa inilah yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Mereka akan berkecimpung dengan lembaga pemerintahan, dan lingkungan masyarakat.
Akhlak yang baik  menunjukkan kepribadian seorang individu dalam kesehariannya. Begitu pula yang ditunjukkan oleh Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan di Universitas Negeri Gorontalo. Mahasiswanya tertib dalam berpakaian, karena merupakan tuntutan bagi mereka untuk mengenakan pakaian yang rapi dan sopan. Dapat terlihat dalam keseharian mereka di kampus, yaitu untuk perempuan memakai kemeja dan rok agar terlihat sebagai wanita yang sopan sesuai dengan aturan agama yang dianjurkan. Dan khusus laki-laki memakai celana tisu dan kemeja agar terlihat seperti pemimpin yang mempunyai moralitas yang bermartabat. Menurut saya peraturan ini dibuat untuk membiasakan mahasiswa memakai pakaian yang sopan, karena pada dasarnya mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan adalah calon tenaga-tenaga pendidik yang harus memberikan contoh yang baik terhadap peserta didik yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa. Kenyataannya para mahasiswa tunduk dan patuh terhadap tata tertib tersebut, namun masih ada sebagian kecil mahasiswa yang masih melanggar ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh fakultas.
Fakultas Ilmu Pendidikan membuat aturan-aturan yang harus ditaati mahasiswa ini bertujuan untuk membentuk mahasiswa seutuhnya dan seimbang, yang memiliki dan melaksanakan nilai-nilai agama, moral, kebangsaan yang kuat, hubungan interpersonal yang baik, dan memberikan kontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan bangsa, dan akhirnya kepada dunia pada umumnya.

0 komentar:

Posting Komentar